Selasa, 23 Juni 2015

Artikelku


                        Psikologi Industri


Sejarah awal psikologi industri sendiri berawal dari Frederick Winslow Taylor, seorang sarjana teknik, pelopor gerakan “scientific manajement” mencari cara-cara yang paling efisien untuk melakukan suatu pekerjaan, dan menciptakan berbagai macam alat mekanik yang disesuaikan dengan struktur faal badan dan anggota badan kita.Karena pada dasarnya dalam teori Hierarki Kebutuhan, bahwasanya manusia mempunyai insting untuk dapat memenuhi kebutuhan dalam hidupnya dan manusia juga manusia sadar dia tidak akan bisa mencapai nya sendirian, dari dorongan itu lah manusia butuh bersosialisasi dan membutuhkan orang lain untuk bertahan hidup, disini lah terjadi titik temu yang akan membentuk suatu organisasi atau kelompok, sehingga akan terjadi kerja sama satu orang dengan yang lainnya untuk memenuhi atau mencapai tujuan bersama.
Psikologi Industri ialah ilmu yang mempelajari perilaku manusia di lingkungan kerja. Yaitu meliputi tentang semangat kerja,motivasi kerja,passion karyawan akan pekerjaan tersebut,produktivitas,management,stress dalam kerja,strategi pemasaran,dan masih banyak lagi.
A.    Passion Kerja
Dalam bekerja pasti kita punya passion tersendiri atau tujuan yang hendak dicapai,entah itu guna memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mungkin ada juga yang hanya sekedar mencari ilmu yang kemudian akan dikembangkan sendiri dan dijadikan modal dalam membuka usaha sendiri atau yang lebih familiar kita dengar berwirausaha. Sebab tak hayal manusia itu sendiri kadang risih akan aturan-aturan yang dibuat suatu perusahaan tetapi tetap ingin digaji dan naik jabatan,itu memang manusiawi,hehehe . .

B.     Stress saat kerja
Adalah suatu perasaan tertekan akan pekerjaan yang mereka hadapi yang disebabkan mungkin saja situasi dalam lingkup kerja,beban yang berlebih dalam pekerjaan, yang akan berpengaruh terhadap produktifitas atau kinerja seorang keryawan. Biasanya seorang karyawan akan merasa terancam dan tidak tenang saat bekerja sehingga pekerjaan yang sepele pun dirasa sangat berat. Menurut Seyle,stress dibedakan menjadi 2 destruktif dan uestres yaitu golongan stress yang memberi dampak positif dan ada juga yang sampai membuat seorang karyawan itu sampai sakit dan tertekan mentalnya.

C.      Motivasi Kerja
Seperti yang Kita ketahui bahwa rakyat Jepang adalah salah satu karyawan yang memiliki motivasi kerja yang sangat tinggi. Yang pertama adalah :
a.     Kerja keras, ini salah satu kelebihan rakyat Jepang yang menjadikan Jepang pasar global yang cukup berperan di dunia. Seperti halnya Ken Kutaragi yang berjuang menggapai impian masa kecilnya yang sekarang itu telah terwujud yakni membuat Playstation. Dan dia pernah berpesan,” Di dunia ini tidak ada yang namanya kegagalan, yang ada hanya kita kurang bekerja keras ”.
b.     Pantang menyerah,ini dapat kita lihat saat Jepang dibumi hanguskan saat perang dunia ke II pada tahun 1946 dan tak menunggu waktu yang lama kini Jepang menjadi pusat ekonomi di dunia dan ikut membidani lahirnya brand-brand ternama dunia seperti SONY.Toyota dan Panasonic.
c.      Menjaga Kehormatan,Tidak jarang kita mendapati kata Hirarki pada novel,artikel atau pun film bertemakan budaya Jepang. Hirarki itu berarti bunuh diri dengan menusukkan pisau ke tubuhnya sendiri yang dikarenakan mereka malu akan kesalahan yang telah dibuatnya. Seperti yang telah dilakukan oleh salah satu pemerintah Jepang, dia bunuh diri karena mengakui telah melakukan korupsi, dan ini juga menjadikan Jepang sebagai negara nomor satu di dunia dalam hal kasus bunuh diri.
d.     Rajin membaca, ini salah satu hal sepele yang sering kita jauhi. Yang pasti kita ketahui dan kita dengar slogan tentang membaca, “Karena Buku Adalah Jendela Dunia”. Dari slogan tersebut pasti kita tahu apasih manfaat yang kita dapat dari membaca.


D.    Management Kerja
Untuk dapat menyelasikan pekerjaan Kita tepat waktu dan sesuai adalah hal yang dibutuhkan untuk mejadi professional. Tetapi untuk mewujudkan tersebut tak semudah kita mengucapkannya, ini dibutuhkan suatu aturan atau management saat kita bekerja. Anda harus mempunyai aturan main yang mebuat waktu yang anda miliki lebih efektif dalam bekerja itu adalah fungsi dari management kerja itu sendiri. Ini lah sedikit tips management kecil yang dapat anda terapkan dalam pekerjaan anda :
a.     Catat lah aktifitas anda saat bekerja, ini akan membantu anda tahu apa-apa saja yang anda kerjakan setiap harinya.
b.     Analisa aktifitas anda, ini akan membantu anda dalam memilih kegiatan mana yang lebih penting yang seharusnya anda kerjakan dan apa yang harusnya tidak anda kerjakan.
c.      Lihat kembali job descriotion anda(ini boleh anda lewati kok,heheh. . sebab antara teori tertulis dengan apa yang akan terjadi dilapangan saat anda bekerja bias tidak sinkron)
d.     Tulis lah target pencapaian anda tiap hari, minggu atau pun bulanan bahkan tahunan.
Ini dapat anda terapkan atau tidak sebab karakter seseorang dalam bekerja itu berbeda dan memiliki gaya nya sendiri-sendiri.

E.     Attitude Kerja
Ini dalam perkembangan psikologi industri di Indonesia,attitude menajdi kunci dalam perekrutan karyawan baru dalam sebuah perusahaan.


Sumber artikel :

Kamis, 03 April 2014

Artikelku



     Aplikasi Stoikiometri

Dede Novianda
Purwanto
Aditya Argasiwi

      Difinisi Stoikiometri
Stoikiometri ialah suatu ilmu kimia yang mempelajari dan menghitung hubungan kuantitatif antara pereaksi/reaktan dan hasil dari suatu reaksi kimia.Stoikiometri sendiri diambil dari bahasa Yunani yaitu stoikheion yang mempunyai arti unsur dan metria yang berarti ukuran.
Pada Stoikiometri ini terdapat 3 hukum dasar yang sangat erat kaitannya dengan Stoikiometri itu sendiri, 3 hukum tersebut ialah : a. Hukum Perbandingan Berganda atau disebut juga Hukum Dalton, b. Hukum Perbandingan Tetap atau Hukum Proust, c. Hukum Kekekalan Massa atau Hukum Lavoisier.
    
Dasar-dasar hukum pada Stoikiometri

1.  Hukum Perbandingan Berganda
Dalam suatu pengamatan yang dilakukan oleh Kimiawan asal Inggris yaitu John Dalton,yaitu pengamatan molekul pada beberapa senyawa yang memiliki kesamaan pada atom-atom penyusunnya.Dari itulah Dalton menyimpulkan,terjadinya dua macam unsur yang membentuk dua senyawa atau lebih,dimana unsur pertama memiliki massa yang sama,maka pada unsur kedua dalam senyawa-senyawa tersebut memiliki perbandingan sebagai bilangan bulat dan sederhana.
Sebagai contoh pada senyawa terdapat CO terdapat 1 atom C dan 1 atom O, sedangkan untuk CO2 terdapat 1 atom C dan terdapat 2 atom O.Pada massa atom C adalah 12 gram dan atom O adalah 16 gram, karena kedua senyawa terdapat 1 atom C dengan 12 gram, maka perbandingan massa atom O pada senyawa pertama dan kedua adalah 16 gram dan 32 gram, atau 1:2.

2.  Hukum Perbandingan Tetap
Hukum perbandingan tetap atau bisa juga disebut hokum proust,dimana proust itu sendiri diambil dari nama seorang kimiawan asal Perancis yaitu Joseph Proust. Hukum itu berbunyi bahwa dalam suatu unsur senyawa kimia itu terdiri dari unsur-unsur dengan perbandingan massa yang selalu sama.
Contoh Soal :
Tentukan perbandingan massa nitrogen dan oksigen dalam NO2 jika diketahui Ar.N = 14 dan Ar.O=16
Pembahasan
Perbandingan massa dalam NO2 dapat ditentukan dengan persamaan yang telah diberikan di atas,massa N : massa O = jumlah atom N x Ar.N : jumlah atom O x Ar.O
= 1 x 14 : 2 x 16
= 14 : 32
= 7 : 16

3.  Hukum Kekekalan Massa
Hukum kekekalan massa atau bisa disebut hokum Lomonosov-Laviosier(kali ini saya tidak tahu ini kimiawan dari mana,hehehehe. . . .).Hukum kekekalan itu sendiri berbunyi hukum yang menyatakan massa dari suatu sistem tertutup akan konstan atau tetap meskipun terjadi berbagai macam proses di dalamnya, atau yang lebih familiar adalah massa dapat berubah bentuk tetapi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.Dan pernyataan tersebut sama halnya pada hukum kekekalan energi.
Sebagai contoh hukum kekekalan energi itu sendiri ialah,perubahan energi kinetik menjadi energi listrik, yaitu dapat kita lihat pada khidupan sehari-hari pada konsep PLTA(Pembangkit Listrik Tenaga Air). Dimana kita ketahui air mengalir dan dapat menggerakkan sebuah generator atau yang sering kita ketahui adalah kincir air pada aplikasi PLTA sederhana di pedalaman di suatu pedesaan.Dari gerakan generator itu lah yang dikonversi menjadi energi listrik.

      Penerapan stoikiometri dalam pengukuran kuantitatif

Stoikiometri Reaksi, telah di ketahui bahwa dalam reaksi kimia itu menyatakan jumlah atom atau molekul yang ikut terlibat, dan banyaknya atom itu sendiri dapat dihitung dalam persamaan kimia yang ditunjukkan oleh koefisien reaksinya.
Seperti yang ada pada tetapan Avogadro, jika nilai n = 6.022 x 10²³, maka n molekul sama dengan satu mol.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa koefisien reaksi pada persamaan kimia menunjukkan perbandingan jumlah mol zat-zat yang bereaksi dan zat pereaksinya, atau yang lebih dikenal dengan nisbah stoikiometri atau NS.

Stoikiometri Larutan, ada beberapa hasil dari suatu reksi kimia yang berbentuk larutan. Solvent ialah suatu komponen pelarut yang menentukan apakah pelarut dalam keadaaan padatan,cairan atau gas, sedangkan zat terlarut itu sendiri disebut Solute. Dan sangat beragam jumlah zat yang dapat dilarutkan suatu pelarut,oleh sebab itu kita harus mengetahui komposisi yang tepat, serta mengetahui suatu persen massa dan volume berdasarkan massa zat dan konsep molaritas untuk mengetahui konsentrasi suatu larutan.
Molaritas (M) adalah salah satu ukuran konsentrasi larutan, molaritas pada suatu larutan menyatakan jumlah mol suatu zat per liter larutan. Misalnya 1.0 liter larutan mengandung 0.5 mol senyawa X,maka larutan ini disebut 0.5 molar (M). Terdapat juga kelebihan serta kerugian pada penggunaan satuan molar,kelebihannya ialah kemudahan dalam perhitungan dalam stoikiometri karena konsentrasi  dinyatakan dalam jumlah mol(sebanding dengan jumlah partikel yang sebenarnya), kerugiannya menggunakan satuan mol ini pada ketidaktepatan dalam pengukuran volume,karena volume suatu cairan berubah sesuai temperatur,sehingga molaritas larutan dapat berubah tanpa menambahkan atau mengurangi zat apapun,dan volume merupakan fungsi dari konsentrasi sehingga  hubungan molaritas dengan konsentrasi tidak linier.

                  Stoikiometri Gas
Pada stoikiometri gas,terdapat hukum-hukum dasar yang menerangkan perilaku gas berdasrkan dasi suatu pengamatan,yaitu hukum Boyle, Hukum Gay Lussac dan hukum Charles.
Hukum Boyle itu berbunyi, jika suhu tetap, volume suatu gas yang massanya tertentu berbanding terbalik dengan tekanannya. Yang dapat dinyatakan dengan rumus.
P×V× =Py Vy atau V× / Vy = Py / V× Atau PV = tetapan (jika T dan jumlah partikel tetap)
Syarat berlakunya hukum Boyle adalah apabila gas berada dalam keadaan ideal (gas sempurna), yaitu gas yang terdiri dari satu atau lebih atom dan dianggap identik satu sama lain.
     Atas Perhatiannya, Terimakasih !!!!